4 Hal Mendasar dan Penting Buat yang Mau Serius Buka Usaha

4 Hal Mendasar dan Penting Buat yang Mau Serius Buka Usaha

4 Hal Mendasar dan Penting Buat yang Mau Serius Buka Usaha

Hari gini setiap orang seolah berlomba mewujudkan impian untuk memiliki usaha sendiri. Kisah sukses banyak pengusaha muda memicu orang semangat menjalankan usaha sendiri. Mungkin kamu salah satunya?

Tapi, realitanya gak sedikit yang gagal, bangkrut bahkan depresi karena impian tersebut urung terwujud. Penyebabnya banyak.

Buat yang sedang ancang-ancang buka usaha sendiri, ada beberapa hal mendasar dan penting yang harus diperhatikan nih.

1. Legalitas atau perizinan usaha

Warga negara yang baik pasti taat aturan. Buat yang mau buka usaha dengan serius ya harus serius memikirkan legalitas usaha dulu dong. Gak mau berurusan sama pemerintah dan dianggap melanggar hukum kan?

Nah, untuk segala sesuatu yang sifatnya resmi alias legal, harus ada dokumen hitam di atas putih kan. Gak usah takut bakalan jadi ribet dan sulit saat mendengar perizinan. Ya ini emang wajib buat yang niat dan serius buka usaha.

SIUP alias Surat Izin Usaha Perdagangan bisa diurus di masing-masing instansi daerah yang berwenang kok. Coba googling untuk SIUP di Jakarta misalnya, nanti kamu akan menemukan yang namanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Di PTSP Jakarta, kita bisa mendapat setumpuk informasi seputar perizinan. Salah satunya, syarat dan cara mengajukan SIUP di Jakarta. SIUP untuk usaha sendiri digolongkan menjadi empat. Yaitu, SIUP Mikro, Kecil, Menengah dan Besar.

Beberapa hal yang harus disiapkan saat mengajukan SIUP di Jakarta antara lain, fotokopi KTP pemilik usaha, NPWP, surat pernyataan badan usaha, akta dan lainnya. Jangan malas cari info lebih lengkap di mbah Google ya.

2. Bagaimana menentukan modal untuk memulai usaha

Soal modal juga penting buat dipikirin. Apa iya mau mulai usaha dengan modal dengkul? Untuk menentukan modal awal pas mau buka usaha, sebaiknya dibagi dulu deh kategori modal usaha kamu.

– Modal Awal

Pikirin di mana akan buka usaha dan menggunakan media apa. Bisa gedung, ruko atau cukup dengan gerobak yang diam atau keliling. Intinya, modal yang harus dikeluarkan di awal dan dipakai untuk jangka panjang. Contoh, usaha rental playstatiion, berarti modal awalnya sewa tempat, perlengkapan playstation, meja, kursi, komputer dan perabot pelengkap lain.

– Modal Kerja

Selanjutnya adalah modal kerja. Yaitu modal untuk membeli atau memproduksi dagangan atau jasa. Bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap periode tertentu yang diperlukan. Misalnya, kalau usaha warung makan, modal kerja yang dibutuhkan adalah modal buat beli bahan baku makanan.

– Modal Operasional

Modal operasional adalah modal yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan. Contoh, pembayaran gaji karyawan, internet, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi. Modal ini harus keluarkan rutin setiap bulan.

3. Bagaimana cara untuk mempromosikan usaha

Setelah mempersiapkan modal dan legalitas usaha, lalu apalagi nih? Usaha yang sukses adalah usaha yang produknya digunakan oleh banyak konsumen kan. Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, pastinya usaha harus dipromosiin dong.

Kalau zaman dulu promosi dilakukan lewat media cetak, yaitu pasang iklan, beda sama sekarang. Zaman serba digital ya harus ikutin trend menggunakan website deh kalau gak mau kegilas roda persaingan.

Modal minim gak perlu risau soal website, karena banyak solusi untuk tetap bisa punya website gratisan. Banyak kok fasilitas website gratisan yang bisa kamu gunakan untuk kepentingan promosi usaha seperti wordpress dan blogspot misalnya.

Website adalah wajah alias tampilan usaha. Buat isi website usaha semenarik mungkin dengan foto produk atau jasa, deskripsi jelas dan kalimat yang kreatif. Jangan lupa cantumkan nama usaha, alamat lengkap dengan nomor kontak ya. Buat konsumen percaya dengan usaha kamu melalui website yang ciamik.

4. Sumber permodalan

Balik lagi ke soal modal usaha. Mungkin kamu bertanya-tanya, kalau gak punya simpanan sama sekali, bisa dapat uang buat modal usaha dari mana? Gak usah khawatir apalagi sampai galau.

Lembaga keuangan pemerintah, leasing dan perbankan siap membantu dengan pinjaman khusus untuk usaha loh.

Eits jangan langsung negative thinking. Pinjaman modal untuk usaha aman kok dan gak memberatkan. Pinjaman itu sendiri ada dua jenis.

– Kredit dengan jaminan

Kita harus punya jaminan atau agunan berupa aset yang akan diberikan kepada bank buat dapetin kredit ini. Bisa rumah, tanah, kendaraan atau bisnis itu sendiri. Jaminan akan digunakan oleh bank jika terjadi gagal bayar di kemudian hari.

– Kredit tanpa agunan

Untuk kredit tanpa agunan, pengusaha gak harus memberikan jaminan. Ets, jangan senang dulu. Jika di kemudian hari ternyata terjadi gagal bayar, Bank akan menempuh jalur hukum untuk menutup jaminan yang gak bisa dilunasi.

Related posts

Leave a Comment