Tips Menjalankan Bisnis Properti Pada Lahan Terbatas

Properti merupakan bisnis jangka panjang yang masih memiliki prospek cerah. Apapun bentuknya, bisnis ini pasti menjadi kebutuhan penting. Jenis properti yang akan terus diminati ialah perumahan. Sebab, semua orang membutuhkan tempat tinggal untuk keberlangsungan hidupnya. Tak hanya itu, jenis properti lainnya pun kian banyak peminatnya. Misalnya pertokoan dan jenis bangunan serupa.

Alasan pemilihan bisnis properti yakni keuntungan yang diperoleh cenderung meningkat. Perawatannya pun relatif mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Sebut saja bisnis properti berupa perumahan. Misalkan Anda membeli lahan di tahun ini dan berencana menjualnya 2 tahun mendatang. Lahan kosong tersebut pasti akan bertambah nilainya ketika dijual. Nilainya semakin bertambah apabila Anda melengkapinya dengan sebuah bangunan. Keuntungan yang Anda peroleh ganda, yakni penjualan lahan dan bangunan tersebut.

Semua bisnis pasti membutuhkan modal, berupa dana dan pemikiran. Perencanaan telah selesai Anda garap, seperti lokasi, jenis dan unit properti. Hal selanjutnya yang harus dipersiapkan yakni dana untuk modal. Sumber dana tersebut pun beragam, bisa dari tabungan pribadi Anda atau pun dana pinjaman dari bank. Apa pun jenisnya bukan persoalan penting, Anda tetap bisa memperoleh keuntungan maksimal. Kuncinya ialah disiplin dalam mengelola dana agar dapat dialokasikan sesuai dengan perencanaan

Bisnis properti tidak harus dimulai dengan lahan yang luas. Kasus pertama ini berlaku jika Anda menjalankan bisnis properti di kota besar. Lahan disinis bermakna sesungguhnya, yakni luasan dalam ha. Keterbatasan dana modal bukanlah penghalang untuk menjalankan bisnis properti. Gunakanlah dana tersebut untuk membeli sebidang tanah dan bangunan. Lakukan renovasi sedemikian rupa sehingga laku untuk dijual kembali. Keuntungan yang Anda dapat bisa digunakan untuk investasi serupa dan perputaran uang dimulai. Perlahan namun pasti, bisnis Anda akan berkembang.

Kasus kedua ini berlaku bila bisnis properti Anda jalankan di desa. Dana modal yang kecil (nilainya sama dengan kasus 1) dapat memperoleh lahan yang luas. Investasikan dana Anda dalam bentuk lahan kosong. Sebab, persewaan bangunan di desa minim peminat. Anda bisa juga menambah nilainya dengan bercocok tanam. Seiring bertambahnya waktu, harga lahan tersebut dipastikan akan naik. Butuh kesabaran memang karena kenaikan harganya tidak secepat di kota besar.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa bisnis properti tidak akan merugikan. Nilainya akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Kebutuhan akan tempat tinggal atau bangunan lainnya pasti meningkat. Kondisi ini tidak diimbangi dengan bertambahnya lahan. Strategi yang dapat dilakukan ialah dengan cara memperluas bangunan tanpa menambah lahannya. Bangunan yang dimaksud ialah apartemen/rumah susun dan perkantoran/pertokoan bertingkat. Bisnis properti merupakan peluang yang menjanjikan, jadi mulailah mulai dari sekarang.

Related posts

Leave a Comment