Pantangan Kejujuran Dalam Menjalankan Bisnis Online

Bisnis online yang tengah marak memang membuat banyak orang tertarik untuk menjajalnya. Banyak dari mereka pun tak ragu dan tak berpikir panjang untuk segera membuka #toko online dari bisnis yang dimiliki. Memang menjalankan bisnis perlu keberanian untuk mengawalinya, namun selayaknya Anda sudah memiliki bekal pengetahuan dan ilmu saat mengawali bisnis online ini.

Ya, #bisnis online memang termasuk kategori bisnis baru yang berbeda dengan bisnis offline. Binsis berbasis jaringan internet ini memiliki beberapa ilmu dan pengetahuan tersendiri yang berbeda dengan bisnis offline. Maka dari itu pebisnis yang baik seharusnya melakukan penelusuran terlebih dahulu guna memahami lebih dalam apa itu bisnis online. Meskipun tak seratus persen menjamin kesuksesan, namun dengan mempelajari terlebih dahulu tentang bisnis online setidaknya Anda meminimalisir munculnya kerugian yang besar.

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa saat menjalankan bisnis online ada pengetahuan yang perlu dikuasai. Pengetahuan ini bisa berwujud hal-hal yang perlu dilakukan dan ada juga yang harus dihindari. Berikut ini akan dijelaskan hal-hal atau sesuatu yang perlu dihindari pebisnis online saat menjalankan usaha online-nya.

1. Menampilkan Testimonial Palsu

Hal pertama yang harus dihindari dalam menjalankan bisnis online adalah menampilkan testimonial palsu. Testimoni atau pengakuan pernyataan konsumen terhadap produk memang sangat efektif untuk menarik calon konsumen lainnya. Namun jika Anda terlalu berambisi memasang testimoni bukan tidak mungkin hal ini akan berdampak buruk pada bisnis online Anda dimasa depan.

Hal ini terjadi karena jika satu pihak mengetahui kebohongan testimoni tersebut, maka kabar ini bisa menyebar secara viral dan akhirnya kredibilitas toko online Anda akan hancur berkeping-keping. Maka dari itu jangan terlalu terburu nafsu untuk memasang testimonial pada #website online Anda. Jika Anda memang belum mendapatkan testimoni dari konsumen, Anda harus bersabar sampai nanti Anda mendapatkan testimoni asli dari konsumen.

2. Jangan Abaikan Konsumen Dengan Alasan Kesibukan

Jangan sekali-kali meremehkan SMS dari konsumen. Jika memang bisnis online Anda menfasilitasi layanan SMS maka Anda harus konsisten dengan hal itu. SMS memang seringkali menjadi hal yang paling lambat direspon oleh pebisnis online dikarenakan kesan urgensi yang dianggap tidak terlalu penting dibanding layanan lain.

Namun untuk bisnis online, SMS konsumen atau pelanggan tak bisa diremehkan begitu saja. Ini karena konsumen bisa saja langsung kecewa saat SMS mereka tak dibalas atau lama direspon oleh Anda sebagai pebisnis online. Jika konsumen sudah kecewa maka Anda harus bersiap dengan dampak turunnya kepercayaan konsumen terhadap bisnis online Anda.

3. Membuat Deskripsi yang Ngawur

Deskripsi atau penjelasan produk adalah salah satu elemen yang penting bagi para konsumen Anda. Dengan penjelasan yang baik, maka konsumen bisa memahami dan cepat memberikan keputusan untuk membeli. Dan sebaliknya jika elemen ini tidak jelas, maka calon pembeli pun akan ragu untuk membeli.

Maka dari itu jangan lupa untuk selalu memberikan deskripsi atau penjelasan tentang produk Anda dengan jelas dan sedetail mungkin. Tulis sesuai kondisinya, agar calon pembeli Anda bisa mendapatkan informasi yang pasti sehingga menghindari kekecewaan konsumen.

4. Memasang Foto Produk yang Bukan Aslinya

Hal berikutnya yang harus Anda hindari pada bisnis online adalah memasang foto produk yang tidak sesuai dengan aslinya. Lebih baik tidak mencantumkan foto daripada harus menampilkan foto yang palsu. Hal ini dilakukan untuk menghindari kekecewaan konsumen pada bisnis online Anda. Kepuasan konsumen memang harus menjadi prioritas utama dalam bisnis Anda.

Jika ada satu konsumen saja yang kecewa karena merasa tertipu dengan produk yang Anda tampilkan maka jangan anggap remeh hal ini. Reputasi dan bisnis online Anda dipertaruhkan dalam satu kekecewaan konsumen yang ada. Maka dari itu foto asli dari produk online Anda haruslah Anda tampilkan. Jika memang ada satu hal dari hasil foto tersebut yang kurang memuaskan Anda, maka Anda bisa menjelaskannya di bawah atau di samping foto tersebut.

5. Alamat Fiktif Dalam Menjalankan Bisnis Online

Terakhir, hal yang harus dihindari untuk bisnis online Anda adalah alamat yang fiktif. Memang banyak dari bisnis online yang tidak memiliki toko offline. Mereka menjadikan rumah sebagai tempat produksi sekaligus tempat usahanya. Dari sini banyak dari pebisnis online yang malu dan gengsi untuk menuliskan alamat rumah sebagai tempat usahanya.

Maka beberapa dari mereka pun mencantumkan alamat fiktif yaitu alamat toko offline yang palsu. Tentu saja hal ini akan berdampak buruk pada masa depan bisnis online Anda jika konsumen mengetahui bahwa ternyata Anda berbohong.

Related posts

Leave a Comment