Lima Mitos Salah Kaprah Tentang Memulai Berbisnis Online

Perkembangan #internet dan teknologi yang menyertainya memang membuat sebagian besar wajah dunia mengalami perubahan yang cukup drastis. Beberapa wajah yang berubah karena pengaruh pertumbuhan internet adalah bisnis.

Kalau dulu kita mungkin hanya bisa melakukan transaksi lewat perjumpaan dengan pejual atau pembeli, namun kini dengan internet kedua belah pihak telah dimudahkan dengan munculnya bisnis online. Menariknya, keberadaan bisnis online ini ternyata kemudian menjadi sesuatu yang menawan dan menarik untuk digeluti. Bagaimana tidak, beragam keuntungan yang pada bisnis online membuat banyak orang ingin memulai berbisnis online hingga menjadikan bisnis online sebagai primadona baru di dunia entrepreneur.

Meskipun peluang di bisnis online saat ini sangat terbuka lebar, namun ada beberapa hal yang ternyata perlu dibenahi dari munculnya berbagai anggapan hingga mitos tentang memulai berbisnis online ini. Lalu apa saja anggapan dan mitos salah kaprah yang ada pada bisnis online yang perlu Anda ketahui sebelum memulainya?.

1. Bekerja Paruh Waktu Untuk Menghasilkan Pendapatan Penuh Waktu

#Bisnis online banyak menarik orang karena bisa dilakukan di mana saja dengan waktu yang sangat fleksibel bahkan hanya diseparuh waktu saja. Namun nyatanya, pebisnis online harus bekerja ekstra keras setidaknya di beberapa tahun awal mereka membangun bisnis online. Hal ini memang sudah umum terjadi pada semua jenis perusahaan rintisan digital berbasis online yang sedang mengawali usahanya.

Maka jika Anda memang menginginkan kerja fleksibel dan paruh waktu dengan penghasilan yang penuh waktu maka inilah tantangan yang pertama kali harus Anda taklukan. Jadi mitos yang menyatakan mengerjakan bisnis online yang fleksibel waktunya tidak semudah itu untuk didapatkan, Anda harus bekerja keras terlebih dahulu setidaknya hingga di dua hingga tiga tahun untuk kemudian Anda bisa menikmati hasilnya.

2. Media Sosial Pasti Memudahkan Penjualan Online

Perkembangan dunia online yang berjalan seiring dengan keberadaan #media sosial memang membuat munculnya anggapan tentang sebuah kemudahan di dalamnya. Media sosial yang bisa dibuat tanpa biaya dan mampu menghubungkan penggunanya dengan ratusan ribu bahkan jutaan pengguna lain dalam kenyataannya memang banyak dimanfaatkan pelaku bisnis online untuk menjual produknya.

Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya media sosial ini bukanlah tempat yang tepat untuk menjual produk online. Bahkan user dari media sosial ini sangat kesal dan menghindari adanya iklan-iklan atau yang berbau iklan saat mereka mengakses akun media sosialnya yang sejatinya mereka perlukan untuk keperluan hiburan dan bersenang-senang.

3. Setiap Followers Anda Adalah Konsumen Anda

Hal lain mengenai media sosial yang salah kaprah digunakan dalam keperluan bisnis online adalah adanya anggapan atau mitos bahwa setiap teman atau followers Anda adalah konsumen.

Ini tentu anggapan yang salah, sebab dalam bisnis, pemasaran haruslah dilakukan pada konsumen yang tepat (targeted). Anda tidak dapat mengharapkan setiap friends, fans dan follower Anda menjadi pelanggan bisnis Anda. Karena mungkin saja mereka malah membenci promosi atau iklan yang Anda posting di media sosial.

4. Memulai Berbisnis Online Dengan Gratis

Memang bisa saja Anda memulai bisnis online dengan tanpa biaya dengan cara memilih blog gratisan, namun seiring pertumbuhan bisnis online kini konsumen sudah pintar memilih #toko online yang bisa dipercaya.

Dan tentu saja bisnis online dengan blog gratisan akan sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan konsumen dibanding dengan blog berbayar yang profesional. Ya, dengan blog atau #website berbayar Anda memang akan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari calon konsumen, karena Anda dinilai tidak main-main atau serius menjalankan bisnis online.

5. Semuanya Bisa Otomatis Dalam Sistem Online

Terakhir mitos yang sering salah kaprah dalam mengawali bisnis online adalah anggapan tentang otomatisasi dalam sistem website toko online. Memang kecanggihan beberapa platform website sudah mendukung untuk terciptanya otomatisasi toko online. Hal-hal seperti fitur penjawab otomatis untuk #email atau menu chatting bagi konsumen Anda akan lebih banyak mengotomatisasi banyak tugas dengan satu dan dua klik.

Namun jika Anda akan benar-benar ingin sukses di dunia online, Anda juga harus mengambil pendekatan manual untuk sejumlah hal seperti pemilihan niche, riset pasar, pembuatan konten dan layanan pelanggan. Bahkan jika Anda outsource sebagian tugas-tugas ini sekalipun, Anda harus kontrol agar memenuhi standar Anda.

Related posts

Leave a Comment