Cara Sukses Berwirausaha di Usia Muda, Yuk Sukses!

Tips Cara Sukses Berwirausaha di Usia Muda


1. Harus Punya Keinginan Berwirausaha

Impian terkecil adalah mewujudkan keinginan dalam diri si calon pengusaha untuk berwirausaha. Di sini tidak ada tema keterpaksaan dalam berkeinginan wirausaha. Tidak ada istilah sukses yang terpaksa. Kebanyakan orang-orang yang sukses adalah yang sukarela dengan apa yang diimpikannya. Apa jadinya bila apa yang diimpikan ternyata tidak diinginkan? Hal yang mustahil dan memang teramat aneh. Jadi, terlebih dahulu mewujudkan keinginan untuk berwirausaha.

Memang ada orang yang karena kondisi tertentu, seperti karena PHK, orang tua, akhirnya berwirausaha. Terpaksa kan? Tetapi untuk meraih kesuksesan, terlebih dahulu harus sukses mewujudkan keinginan dalam berwirausaha.

Bagaimana bagi orang yang tidak memiliki keinginan berwirausaha dan belum menyentuh dalam hal wirausaha? Maka tidak mungkin orang itu akan membangun usaha. Jadi mewujudkan keinginan bukan untuk orang seperti itu. Lantas untuk orang seperti apa? Sekali lagi, untuk orang yang memang ada bayangan ingin berwirausaha tetapi masih ada keraguan atau berwirausaha tetapi ada keterpaksaan karena berbagai kondisi.

Sukses mewujudkan keinginan lebih dari sekedar “ingin”, “mau” tetapi bagaimana pikiran dan perasaan harian ingin mewujudkan apa yang diinginkannya. Inilah yang dinamakan sukses “berkeinginan”, sukses membangun “impian” dalam pikiran dan perasaan. Kalau sekedar ingin, impian, banyak orang yang berkeinginan, bermimpi kaya, tetapi pikiran dan perasaan ternyata tidak seperti yang diinginkannya.

2. Menetukan Jenis Wirausaha Yang Akan Diwujudkannya

Bila berbicara wirausaha, hanya melihat rambut, bisa memunculkan berbagai usaha seperti usaha cukur rambut, salon rambut, cat rambut, sisir rambut dan sebagainya. Dari banyaknya jenis usaha, mana pilihan yang tepat untuk memenuhi keinginan anda dalam berwirausaha?

Menentukan jenis usaha sangat penting karena akan menentukan kesuksesan dengan memangkas berbagai kegagalan berwirausaha. Mengapa bisa memangkas berbagai kegagalan bila memilih salah satu jenis usaha? Karena lebih ada pendalaman skill, pemangkasan modal pengeluaran untuk skill dan sebagainya.

Bagaimana keadaan anda bila membangun usaha pangkas rambut tetapi tidak paham dalam dunia pangkas rambut? Memang bisa dijalankan, tetapi bagaimana kriteria memilih calon karyawan yang mahir memangkas rambut? Kalau sekedarmemangkas rambut keren, mungkin bisa dilakukan. Tetapi bagaimana pengetahuan seputar nama-nama pangkas rambut, bagaimana model rambut yang lagi nge-tren, apa saja nama alat-alat yang dibutuhkan? Bila anda tidak mendalami seputar pangkas rambut, bisa jadi akan memilih karyawan asal-asalan diawal pembangunan usaha pangkas rambut. Itulah alasannya, mengapa harus memilih beberapa jenis usaha bila mau sukses, mengingat modal dan waktu untuk pendalaman skill membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit.

3. Wujudkan Wirausaha Dengan Ide Jaringan

Usia muda adalah usia dimana memiliki hasrat yang besar apalagi sudah bergelar mahasiswa, maka akan berhasrat besar untuk meraih sukses yang lebih besar. Bila hanya sekedar jualan pulsa, mungkin sekedar pelampiasan dengan keterpaksaan karena ketidakmampuannya mewujudkan impian yang lebih besar. Inginnya membangun agen pulsa atau bila perlu perusahaan pulsa. Ya, itulah pemuda apalagi gelar sarjana sudah diraih, memiliki gengsi yang besar.
Maka dari itu, solusi agar tetap membangun usaha walaupun dengan langkah memalukan tetap dijalani harus membangun ide jaringan. Ide jaringan tidak ada kaitannya dengan bisnis jenis MLM. Ide jaringan adalah ide dimana jalan kesuksesan besar bisa diraih. Berawal dari mengambil ide kecil untuk diwujudkannya berujung mewujudkan ide besar. Hal ini bisa dilakukan bila sudah membangun ide jaringan. Ide jaringan lebih kepada perencanaan membesarkan sebuah kesuksesan berwirausaha.
Sebagai misal ingin memiliki startup marketplace toko online, dalam arti startup yang mengayomi berbagai macam toko yang dilakukan secara online. Dalam hal ini pemahamannya adalah membangun mall online. Bisa dikatakan seperti Tokopedia atau Bukalapak. Namun untuk membangun startup yang besar memang sangat untuk kalangan yang masih berusia muda. Bila tidak ada langkah kecil, bagaimana bisa mewujudkan yang besar? Agar tidak menunggu-nunggu lama, ia mencari patner yang bisa membuatkan toko online untuk dirinya, lalu membangun toko online kecil-kecilan. Ia menjalankan ide kecil yaitu membangun toko online.
Berawal dari membangun toko online kecil-kecilan sekelas pengecer alias reseller, lalu menghasilkan keuntungan. Berlanjut membangun toko yang lebih besar sekelas agen, lalu menghasil keuntungan. Hasil pengalaman sukses yang sudah dialami bisa dijadikan modal untuk membangun situs marketplace alias situs perkumpulan para pemilik toko.
Ide jaringan tidak harus seperti penjelasan di atas. Misal anda seorang penulis. Dengan kemahiran menulis bisa membangun berbagai sumber penghasilan. Seorang penulis bisa membuka jasa penulisan, jasa editing, jasa blog, menulis buku, penjualan buku, dan sebagainya. Nah, pengalaman-pengalaman tersebut bisa dilakukan semua walaupun bertahap, baik ada yang dijerjakan sendiri atau membutuhkan karyawan, untuk membuat pengalaman yang bertujuan untuk membangun usaha yang lebih besar seperti penerbitan sekaligus percetakan buku ala Gramedia.

4. Miliki Multi Pengetahuan Dan Pengalaman Untuk Tetap Kesuksesan Lebih Besar

Mengapa membutuhkan ide jaringan untuk sukses besar dalam wirausaha? Pandangan simpel adalah untuk membangun mental, pengalaman dan pengetahuan karena syarat wajib menjadi pengusaha yang sukses. Memang, bisa menjadi pengusaha cukup mengandalkan keberanian dan modal hutangan. Tetapi, mau berapa banyak kegagalan usahanya? Rata-rata pengusaha sukses berawal dari membangun ide jaringan sebelum akhirnya membangun jaringan perusahaan.
Menjadi pengusaha bukan hanya harus ditutut tahu hal teknis operasional kerja sistem tetapi bagaimana pengalaman dan pengetahuannya bisa sebagai strategi mensukseskan sebuah usaha.
Berikut pertanyaan kecil apabila tidak bisa membuat pandangan untuk pengelolaan sistem, maka bisa gagal membangun usaha yang besar:
– Bagaimana merekrut tim dan mengelolanya dalam sistem perusahaan?
– Bagaimana membangun sistem marketing yang menghemat modal dengan untung melimpah?
– Bagaimana menciptakan produk yang mampu menciptakan brand yang melekat di hati konsumen?
– Bagaimana melakukan penggalangan dana yang mampu memikat investor kelas kakap?
– Bagaimana membangun sistem jaringan perusahaan semisal waralaba?
Bila hanya pertanyaan kecil seperti di atas saja anda belum mampu menjawab dengan penjabaran untuk pengelolaan perusahaan, maka artinya anda harus benar-benar harus serius dan cepat mendalami pengetahuan itu dan mencoba membangun pengalaman agar sukses menjadi wirausaha di usia muda.

Related posts

Leave a Comment